ALIRAN NDOBOS MILLAH ABRAHAM

Entahlah, sudah berapa lama tulisan ini saya simpan, berhubung saya piker2 lagi juga ndak terlalu bermanfaat buat sampean-sampean. Lah wong isinya Cuma ajaran Ndobos bin Katrok bin Wedus, atau coba dongeng dari pola piker yg sedikit modern namun rodo2 keblinger………Namun saya piker2 lagi ndak ada salahnya saya posting tulis kenthir ini.

Mbaca dan nonton berita ramai dan ribut tentang Aliran Komunitas Agama (Millah) Abraham (kekkekke…rodo keren sitik melu logat English). Sepertinya di Negara kita ini tak ada habis-habisnya silih berganti pasang suruh kempas kempis tentang bermunculan aliran-aliran Wedus bin Kantrok…..HABIS NII, TERBITLAH MILLAH IBRAHIM.. Lalu apa lagi habis ini???
Kalau boleh memilih antara menulis catatan ini dengan nongkrong berlama-lama di WC sambil menikmati sebatang atau 2 batang rokok, agak2nya saya lebih memilih pilihan yg terakhir. Tapi karena cukup banyak pertanyaan yg masuk ke Inbox saya mengenai ini, bahkan ada yg berisi ajakan untuk masuk ke dalamnya………. Okelah kalo begitu………..kita lanjutkan saja… (YUK….AGAK SERIUS SEDIKIT…. :P )
CUMA PENDAHULUAN BIAR SAMPEAN FAHAM (….PAHAM?)

Belum lama ini sekitar sejak bulan September tahun 2010 hingga Juni 2011, (sebenarnya aliran ini sudah lama muncul sejak 2006 namun mulai berkembang awal atau akhir saya juga ndak ngurusin 2009)……. ummat Islam di beberapa daerah dikejutkan oleh muncul dan berkembangnya aliran “Millah Abraham”. Mulai dari Aceh di ujung pulau Sumatera, Padang, Bandar Lampung dan beberapa kota di pulau Jawa diindikasi telah terjangkit ajaran baru tersebut. Bahkan akhir-akhir ini muncul pula di daerah Depok Jawa Bara. Lalu, seperti apa paham, letak kesesatannya (saya lebih enak menggunkan istilah KEGOBLOKANNYA)??, berikut yg dipaparkan kepada sidang pembaca umat muslim di Indonesia berdasarkan penelitian dan pengkajian terhadap beberapa sumber pustaka dari aliran ini. Di antaranya berjudul :
  • “ALKITAB MENUBUATKAN ISLAM HANIF AKAN MASUK SURGA” ditulis oleh Dr. Robert P. Walean yang diterbitkan oleh Last Events Duty Institute tahun 2006.
  • dan buku berjudul “TEOLOGI ABRAHAM; MEMBANGUN KESATUAN IMAN YAHUDI, KRISTEN DAN ISLAM” ditulis oleh Mahful M Hawary yang diterbitkan oleh Fajar Madani tahun 2009.
Kalau sampean-sampean mau Mbaca blog atau situsnya silakan sampean2 buka link2 ini, tapi ingat gunakan akal sehat dan perbandingan benar, jangan2 nanti malah sampean yg ikut ke dalamnya (resiko tanggung sendiri…woke….).. link ini hanya sebagian kecil…yg saya kutip, dan masih banyak lagi (silakan gunakan Mbah Google!!)

TERUS, APA YG SEBENARNYA INTI DARI AJARAN ALIRAN MILLAH ABRAHAM???

Silakan sampean baca Wejangan-wejangan Ndobos dari Pimpinan RUHUL QUDUS aliran ini :
Salam Sejahtera untuk kita semua. Semoga rahmat dan berkah-Nya senantiasa diberikan kepada kita.

  1. Setelah enam hari lamanya kita berkeja untuk Allah, pd hari sabath ini kita berkumpul mengevaluasi kerja kita yang enam hari. Sekaligus arahan-arahan yang telah saya arahkan, sehubungan dengan keberadaan kita di tengah masyarakat.
  2. Tahun 2009 ini, keadaannya sudah berbeda dengan kondisi tahun 2007 yang lalu. Jika dua tahun yang lalu, kita belum dikenal orang tetapi hari ini eksistensi kita telah dikenal banyak orang, baik melalui media atau situs internet hingga ke manca negara.
  3. Dahulu kita belum muncul, tetapi hari ini identitas kita telah dikenal orang, baik pimpinannya maupun strukturnya, nama dan komunitasnya juga sudah dikenal orang. Bahkan sudah banyak orang yang menulis tentang kita. Baik melalui pers, buku-buku yang tentu saja dibaca oleh orang lain, yang bahasa Alquran kita telah masuk pada tahapan kedua; tahap jahron.
  4. Tahap jahron; tahap di mana kita telah muncul di tengah masyarakat. Untuk itu, kita harus meningkatkan kualitas kita jangan sampai memalukan, jangan sampai ada di antara kita, khususnya pimpinan yang suatu saat diberi kesempatan bicara di depan umum. Seperti kita lihat, beberapa waktu lalu orang-orang az-Zaitun berbicara tentang kejelekan NII agar mereka yang ada di az-Zaitun kembali kepada kekafirannya.
  5. Dalam perjuangan, wa makaruu wa makra Alloh (QS. 3:54); Lawan punya taktik strategi tetapi Allah pun punya makar; suatu aqidah strategi untuk memenangkan perjuangan yang di dalamnya ada trik (sering dianggap menipu-dusta oleh orang lain). Hal ini harus disadari kita bersama, karena masing-masing saling menarik satu sama lain.
  6. Selajutnya kita berjalan harus berkaitan dengan makar, dengan taktik dan strategi sehingga mereka tidak melihat kita. Kita harus pandai dan cerdik di dalam menjalankan misi Allah. Allah akan memimpin kita dengan langkah-langkah dan strategi. Ingat, setiap langkah kita selalu diintai oleh setan (Perhatikan QS. 7:27).
  7. Jika berjalan di atas tuntunan Alquran , maka pasti memiliki lawan (musuh). QS. 6: 112 (Setiap nabi punya musuh dari jenis jin; pemimpim-pemimpin dan manusia; para pengikutnya). Musuh itu bisa jadi dari isteri, suami dan keluarga. Hari ini sudah harus ada garis furqan. Kita belajar dari kasus kemarin, di mana musuh masuknya dari teman di tempat tidur kita, isteri (Perhatikan QS. 64: 14). Kita memang harus seperti itu, tapi kita juga tidak mau mencobai Allah. Kita harus cerdik seperti merpati dan ular.
  8. Salah satu program kita ke depan, selain tele konfrens, kita harus mempunyai rumah (bait) khusus untuk ibadah (QS. 10: 87). Sejarah Musa ini harus kita aplikasikan. Sejarah nabi itu adalah sebagai uswah dan hudan bagi orang yang bertaqwa. Posisi kita hari ini masih seperti itu, sehingga ke depan harus punya masjidil haram sendiri di mishra (Kota). Masjid yang haram bagi orang musyrik berada di dalamnya; masjid yang suci yang hanya berisi orang-orang mu’min (bersih)…. Perhatikan QS. 17: 1; supaya bisa sampai ke masjidil aqsha harus punya masjidil haram dahulu.
  9. Untuk tahap pertama, bulan ini tingkat thoriq harus punya masjid disusul tingkat Siroj, baik di UQ maupun di jaziroh. Usahakan masjidil haram (Baitullah) yang representatif bagi kita; khususnya memperhatikan faktor amnu, yang dananya harus diambil dari antara kita sendiri; khusus roin bukan dari ummat kecuali yang mendapat izin dari thoriq. Yang insya Allah, saya akan kunjungi satu per satu di masing-masing daerah. Masjidil Haram ini harus dijaga betul-betul, kalau perlu isteri pun tidak perlu tahu dan ummat tidak berhak untuk masuk.
  10. Kedua, seperti yang telah digariskan, kondisi hari ini kita tidak boleh melanggar hukum apapun. Dalam menghadapi pesta besar mereka, kita memberikan hak azasi mereka di dalam menggunakan haknya. Jangan memberi arahan (perintah) untuk golput atau apapun, semuanya dikembalikan pada aqidah. Kita tidak melarang dan tidak menyuruh, semua tergantung aqidah. Sehingga jangan ada nanti yang merasa dikekang hak azasinya, tidak ada paksaan dari kita karena ini bisa menjadi pelanggaran di mata hukum. Bagi ummat kita berikan kebebasan, menggunakan haknya. Bagi mereka yang paham silakan gunakan aqidah saudara, sedangkan yang belum paham silakan mereka gunakan haknya.
  11. Bagi kita, pesta demokrasi itu sudah jelas. Apa yang dimaksud dengan demokrasi itu, sesungguhnya adalah pohon khuldi yang dilarang didekati oleh Allah. Ini masalah sistem langit versus sistem bumi. Yang akan menyebabkan kita zalim jika mendekatinya.
  12. Kenapa demokrasi dikatakan pohon khuldi? Manusia itu seharusnya menjadikan Allah sebagai Rajanya, harus tunduk patuh kepada Penciptanya. Inilah sistem Islam, di mana semua mahluk-Nya harus tunduk kepada Penciptanya. Logis, sesuatu yang diciptakan loyal kepada penciptanya. Tidak ada sesorang yang diperbudak oleh barangnya (ciptaannya). Perhatikan QS. 51: 56.
  13. Apa yang dimaksud demokrasi adalah pemberontakan terhadap sistem Khilafah (QS. 2:30 dan 24: 55). Sejatinya, tidak ada kekuasaan di bumi ini selain kekuasaan Allah sebagai Malik (QS. 3: 26). Qul Allaahumma Maalikal mulki…. (Ya Allah Pemilik kerajaan…..). Engkau memberi kekuasaan kepada siapa yang dikehendaki oleh-Mu, dan Engkau mencabut kekuasaan kepada siapa yang dikehendaki oleh-Mu. Bahkan kerendahan dan kemuliaan itu berada di tangan Allah. Positip dan negatif semuanya berada di bawah kekuasaan-Nya; Hukum mudaawalah (silih bergantinya sistem kekuasaan; sistem alam). Artinya, kita tidak boleh melakukan perlawanan kepada kekuasaan yang eksist hingga tiba saatnya mereka dijatuhkan.
  14. 14.  Kekuasaan itu ibarat sebuah pohon. Ada dua pohon; pohon dunia dan pohon akhirat (QS. 57: 20). Kita tidak boleh menebang pohon itu. Jadi kita hanya bisa menunggu sa’ah, yang tidak bisa dimajukan dan dimundurkan. Kita harus sabar menunggu sa’ah itu, di mana dengan wahyu kita dapat memahami tanda-tandanya. Sa’ah itu tibanya sangat mendadak tetapi memiliki tanda-tanda (lihat QS. 30: 20-25). Kita harus pandai membaca sa’ah; salah dalam mebaca sa’ah kita akan gagal (‘ajala; terburu-buru sehingga jadi teman setan). Wa laa ta’jal bil qur’aan…. Jangan terburu-buru karena Dialah yang mengatur waktu itu. Ada saat malam sebagai lambang dari zulumat menjadi siang dan ada saat siang sebagai lambang dari nur menjadi malam.
  15. 15.  Pemahaman yang seperti ini telah hilang sejak kehancuran Khilafah Islam di abad 13. Tidak ada orang yang melihat Alquran ini sebagai hudan seperti kita. Sepandai apapun mereka, tapi mereka diberikan nikmat yang diberikan kepada kita. Apa dan bagaimana mengaplikasikan Alquran sebagai skenario dari Allah dan kita sebagai aktor. Alquran ada yang bersifat umum tapi ada yang bersifat khusus untuk dipahami.
  16. 16.  Hanya ada dua sistem hidup hari ini; sistem yang haq dan sistem yang batil. Adapun sistem yang batil ini terbagi tiga bagian besar. Yaitu sistem demokritos di mana kekuasaan berada di tangan rakyat dibagi pada tiga sistem. Revolusi Perancis menghasilkan demokrasi, karena rakyatnya terkekang oleh raja yang zalim. Begitu pula dengan revolusi kristen terhadap gereja yang mengekang manusia selama bertahun-tahun. Sehingga muncullah demokrasi; yang berkuasa bukan lagi raja atau gereja tetapi rakyat, maka muncullah sistem sekulerisme.
  17. Sesungguhnya apa yang dikatakan oleh Alquran itu adalah sistem Teokrasi; kekuasaan di tangan TUHAN (ALLAH), yang sudah dianggap gagal setelah kehancuran Khilafah dan gereja. Dari itu, manusia berbalik ke sistem Demokrasi. Mereka mengubah sistem langit menjadi sistem bumi. Istilah sistem teokrasi ini tidak populer karena dianggap sebagai penyimpangan agama. Jadi yang dimaksud dengan sistem dunia adalah sesuatu kehidupan yang menipu dengan kekuasaan manusiawi; lawan dari kehidupan akhirat (ciptaan Allah).
  18. Sistem bumi (dunia); suatu kehidupan yang menipu; sistem komunis dan liberalis kapitalis (emprialisme). Sistem Liberal; sistem yang membebaskan setiap individu untuk membangun kapitalnya. Sistem komunis; dikuasai oleh sistem sentral seperti Kuba, Korea Utara dan China (meski menggunakan dobel sistem).
  19. Sistem ketiga; yang berada di tengah-tengah seperti Inggris dan Australia dengan sistem sosialis. Mereka bebas berusaha dengan sistem pajak yang tinggi untuk kepentingan sosial. Inilah sistem dunia yang eksist hari ini.
  20. Langit sudah lama ditinggalkan orang dan hari ini sa’ah-nya sudah semakin mendekat. Kita lihat; 10 tahun yang lalu, blok Timur dgn Uni Soviet sudah runtuh dengan sistem komunisnya. Dan kini sistem liberalis sedang mengalami resesi dunia di Barat dan Eropa. Ini adalah ayat bagi kita bahwa mereka sudah hampir tiba pada sa’ah-nya. Anehnya, tanda-tanda sa’ah yang disebutkan oleh nabi itu sudah terjadi; Di antaranya, sekarang seorang budak sudah menjadi tuan, dan ini menjadi tanda bagi ulil albab.
  21. Tentu saja hal ini merupakan tanda dari akhir zaman. Dalam arti dunia akan mengalami kiamat (apokaliptik). Di antaranya, terjadinya perang besar di dunia. Bagaikan datangnya halilintar yang membuat sebagian manusia khauf (ketakutan) dan gembira. Sunnatullahnya, jika halilintar sudah datang berarti hujan sudah akan turun; dengannya bumi yang tadinya gersang akan kembali hidup menjadi jannatu ‘adn (kebun anggur Allah). Siapa kebun Allah? KMA inilah yang menjadi persemaian dari tanaman jannah Allah. Secara rasional; tidak akan ada yang percaya bahwa KMA ini adalah tanaman dari jannah Allah. Mereka tidak menghitung/menilai kita.
  22. Hari ini, visi dan misi kita sedikit banyak sudah dikenal oleh orang. Kasus, saudara armansah tentang nabi-nabi palsu (ada tiga orang; Mirza Ghulam Ahmad, Lia Eden, dan Ahmad Mushaddiq). Dari ketiga uraiannya tentang ketiga orang ini hanya Mushaddiq saja yang diuraikan memiliki visi misi secara rinci. Visinya adalah untuk menegakkan Kerajaan Allah di bumi; menegakkan hukum Allah. Dan hal ini diuraikan dalam bukunya. Sesuai dengan sunnatullah, maka tampillah sang Mesias setelah ummat Musa dihancurkan. Hari ini, para pendeta sedang menanti kita.
  23. Beberapa konsep yang telah kita bicarakan 5-6 tahun yang lalu belum ada yang memahaminya. Seperti kasus Adam sebagai pemimpin dan azwajnya. Bagaimana cara Allah menjadikan Adam dari manusia menjadi khilafah? Kuncinya adalah di ayat 31 (Wa ‘allama Aadama al-asmaa’a kullaha: yaitu ayat-ayat akwan (alam) dan sistem din. Sesuatu yang haq itu adanya di alam dan pada diri manusia (Perhatikan QS. 41: 53). Islam itu berlaku pada akwan, pada diri manusia dan pada psikhososial manusia.
  24. Jadi, am’amta alaihim itu mulai dari Adam hingga Muhammad. Tentu saja semakin jauh kita berjalan maka semakin berbeda juga jalannya. Kita bukan lagi bayi yang masih merangkak tapi sudah akan berjalan.
  25. Cara kedua; 62:2. Proses ta’lim dan tazkiyah. Dalam proses tazkiyah, Ruhul Qudus tidak mungkin berada di dalam qolbu yang tidak qudus (QS. 56:79). Maka program tazkiyah ini harus terus berjalan. Ruh adalah Ruhul Qudus; Ruh min amrinaa; bagian dari urusan (perintah) Allah; yang dilimpahkan kepada Adam, yaitu urusan khilafah.
  26. Firman adalah bacaan yang di dalamnya ada Ruh. Ruh adanya di dalam ayat-ayat Alquran, yang mengandung daya kekuatan (malak-malak). Apabila kita memahami dan mengimaninya sebagai pengganti diri kita yang lama, maka dia akan menjadi Ruh kita. Tidak ada faham (ideologi) apapun yang dapat menetralkan qolbu manusia selain Ruhul qudus. Jika tidak dikuasai oleh Ruhul qudus, maka manusia akan dikuasai oleh nafsul ammarah yang selalu mengarahkan manusia kepada kejahatan.
  27. Ruh itulah yang menghidupkan kita. Lihat 6: 122; Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan.
  28. Jadi konsep kita, adalah proses peniupan Ruh untuk menyempurnakan kita. QS. 15: 29; Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud. Penyempurnaan yg dimaksud adalah penyempurnaan secara Ruhani bukan fisik. Pada kasus Adam, teknisnya adalah Allah mengajarkan kepada Adam seluruh isme-isme.
  29. Jibril adalah mahluk jamak bukan tunggal; Ruhul qudus inilah malaikat yang masuk ke dalam diri Maria, Yesus dan Muhammad. Jibril bersemayam di dalam diri orang mu’min. Untuk itu, kita harus bersih agar Jibril betah di dalam qolbu kita. Siapakah yang menjadi ilah pada diri kita? Jibril atau setan. Jika Dia telah menjadi Ilah kita, maka Dia lebih dekat dari urat nadi kita. Sebab nanti Dia akan menampilkan kita sebagai Khilafah, dan itulah prosesnya.
  30. Kita lihat kasus Abraham sang Sahabat Allah, yang telah mampu membuktikan diri melaksanakan perintah Allah. Alquran menegaskan, Inniy jaa’iluka li an-Naasi imaman. QS. 2: 124; Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia”. Ibrahim berkata: “(Dan saya mohon juga) dari keturunanku”. Allah berfirman: “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang-orang yang zalim”.
  31. Abraham diutus untuk semua manusia bukan terbatas pada bani Israel. Mereka akan menjadi imam selama tidak meakukan perbuatan zalim. Apa yang dimaksud zalim? Mengambil ilah-ilah lain di samping Allah. Semua keturunan Abraham akan menjadi Imam bagi seluruh manusia, seperti nabi Musa, Isa dan Muhammad. Hal ini (penegasan Alquran) harus dijadikan sebagai Hakim bagi manusia.
  32. Jika kita berkata, Tuhan Allah Abraham bukan berarti Allah itu hanya milik Bani Israel. Tetapi di luar mereka belum diridhoi oleh-Nya karena masih memiliki ilah-ilah yang lain. Yang bukan Ilah Abraham, bukan Allah Abraham. Ilah yang haq itu hanya satu; Rab semesta alam. Yang ma’rifah adalah Ilah Abraham, yang menjadi Alahnya Ismail dan Ishaq, Allahnya Muhammad. Sehingga bagaimana mungkin kita mengatakan, hanya Muhammadlah yang sempurna.
  33. Unsur sistem yang haq; unsur Khilafah, ummat dan daar. Apa yang dibawa oleh Muhammad bukanlah agama baru. Lihat QS. 42: 13.; Dia telah mensyari`atkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama) -Nya orang yang kembali (kepada-Nya).
  34. Begitu pula keterangan Alquran surat 6: 161 dan 16: 123. Muslim bukanlah sebuah nama. Millah Abraham; adalah sesuatu yang menarik dan kita harus siap menghadapi para Ahlul Kitab dalam menjelaskannya.
  35. Ruhul Qudus atau Jibril telah lama menghilang (naik) ke langit selama seribu tahun (atau 3,5 generasi). Dan setelah seribu tahun dia akan datang lagi. Kepada siapa? Kepada orang yang dipilihnya. Setelah Yesus adalah dipilih dari bangsa a’jam (yang bukan Arab dan Israel). Lihat surat 26: 196-198…
  36. Islam itu cocoknya hanya untuk orang yang berfikir. Orang-orang Eropa yang terdidik sesungguhnya telah hidup dengan Kitab wahyu Allah yang besar ini (alam semesta) sebagai ukuran kebenaran. Ayat Allah yang tidak akan habis jika ditulis dengan seluruh penah dengan lautan sebagai tintanya.
  37. Yang belum mereka dapatkan adalah bahwa apa yang ada di sekitarnya adalah milik Allah. Alam adalah Ilmu Allah. Mereka masih melihat yang berkuasa adalah Amerika, misalnya. Mereka melihat firman hanyalah sebatas Gereja. Tidak melihat Firman sebagai skenario yang harus ada figur yang mengaplikasikannya. Yaitu manusia-manusia pilihan yang sudah terbentuk dengan ruhul qudus, sehingga sanggup berlaku adil meski kepada anaknya dan kelompoknya. Dia menjadi syahid (bukti) dari keberadaan Allah, yang akan ditampilkan pada masanya.
  38. Mungkin di luar sana ada yang punya niat seperti kita, tetapi mereka tidak sama dengan kita. Fa maadza ba’dha al-haqq illa adh-dhalalah (sesuatu yang di luar haq adalah kesesatan). Yang dibutuhkan manusia hari ini bukanlah ritualisme tetapi keadilan. Semua sistem ini sangat bergantung pada keadilan, baik secara hukum, ekonomi, dan politik. Kita membutuhkan hukum yang adil bukan sorga di akhirat; sebuah tatanan sosial yang adil dan haq. Hukum itu hanyalah milik Allah (innal hukma li Allah). Kita bukanlah kaum khawarij; Raja-raja membuat hukum hanyalah untuk melanggengkan kekuasaannya.
  39. Sebagai ingatan; La in syakartum la aziidannakum wa lain kafartum inna azaabiy lasyadiid…(QS. 14:7). Mereka di luar sana adalah orang yang sedang dikutuk; mereka telah terbakar oleh api Allah (naar) bukan sungai yang mengalir di bawahnya. Inilah azab…
FYUHHHHHHH….panjangan sekali DAB!!… Lalu apa yg dapat kita ambil kesimpulan dari cocotan-cocotan ndobos yg sekitar 39 point di atas…sebenarnya intinya adalah :
  1. MENGUSUNG TEOLOGI INKLUSIF-PLURALIS DENGAN DALIH AGAMA IBRAHIM.
  2. MENGAJAK UMAT MUSLIM MENGHORMATI TRADISI SABAT YAHUDI, DISAMPING TETAP MENDIRIKAN IBADAH SALAT JUM’AT.
  3. MENJUSTIFIKASI ISA AL-MASIH SEBAGAI PENEBUS DOSA UMAT MANUSIA
  4. MENAFSIR ULANG AL-QUR’AN AGAR SETUJU/COCOK DENGAN KONSEP TRINITAS KRISTEN
  5. MENAFSIR ULANG HARI QIYAMAT SEBAGAI HARI KEMENANGAN MILLAH ABRAHAM
  6. ALIRAN INI MERUPAKAN PERCAMPURAN ANTARA AJARAN ISLAM DENGAN YAHUDI
  7. eiiittt…..Mbok ya belajar nyimpulke sendiri…biar sampean-sampean ikut mikir dan ndak terjerumus……..kekekeke.
Selain pemikiran-pemikiran di atas, aliran Ndobos ini juga selalu menggunakan Ayat-ayat inti dari Al-Quran yang mereka selalu gunakan untuk mencuci otak-otak kita biar jadi Oon dan terpedaya…
  • 2/132. Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih dien ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim”
  • 22/78. Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam dien suatu kesempitan. (Ikutilah) milata orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik- baik Penolong
  • 6/161 Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Rabku kepada jalan yang lurus, dien yang benar, milata Ibrahim yang lurus, dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang musyrik.
  • 3/95 Katakanlah: “Benarlah Allah.” Maka ikutilah milata Ibrahim yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik.
  • 16/123. Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah milata Ibrahim seorang yang hanif” dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik
  • 4/125. Dan siapakah yang lebih baik diennya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti milata Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya.
  • 42/13. Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang dien apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah dien dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik dien yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada dien itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepadaNya orang yang kembali.

Nah, kalau dari ayat-ayat di atas sampean masih ndak bias masuk aliran Ndobos mereka, maka mereka akan tambahkan lagi beberapa ayat biar sampean2 terperdaya..

  • 12/38 Dan aku pengikut milah bapak-bapakku yaitu Ibrahim, Ishak dan Ya’qub. Tiadalah patut bagi kami (para Nabi) mempersekutukan sesuatu apapun dengan Allah. Yang demikian itu adalah dari karunia Allah kepada kami dan kepada manusia (seluruhnya); tetapi kebanyakan manusia tidak mensyukuri (Nya).
  • Dari ayat-ayat diatas sangat jelas kalau dien/milata yang dibawa oleh Rasul-rasul adalah sama, Itu berarti ajarannya pun sama karena Tu{[h}annya esa. tujuannya pun hanya satu membebaskan manusia dari kemusryikan tatkala manusia sudah mensyarikatkan Allah yaitu berhukum kepada selain hukum Allah didalam sholat mereka “padamu Allah kami mengabdi”, diluar sholat mereka “padamu negeri kami mengabdi” yaitu taat pada aturan hukum buatan manusia.
Lagi-lagi LUCUNYA setiap aliran NDOBOS BIN KATROK yg tercium itu selalu mengajarkan istilah BAIAT (UCAPAN JANJI SETIA PRAMUKA…kkekeek) seperti yg ditemukan/diperoleh oleh MUI DEPOK Jawa Barat belum lama ini … monggo dibaca biar sampean2 semakin pinter….
Atas Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dengan ini saya berjanji kepada Allah di hadapan pimpinan Komunitas Millah Abraham.
  1. Bahwa saya akan melaksanakan tugas yang diamanatkan Allah kepada saya melalui Komunitas Millah Abraham dengan penuh takwa dan tawakkal kepada Tuhan, Allah Abraham, agar seluruh warga Komunitas Millah Abraham menjadi ummat yang diberkati Allah.
  2. Saya akan mengutamakan tugas Komunitas Millah Abraham di atas segala kepentingan pribadi dan keluarga saya serta akan memberikan pelayanan kepada Komunitas Millah Abraham dengan sepenuh cinta dan kasih sayang.
  3. Saya tidak akan berkhianat kepada Allah, kepada Rasul Allah, dan pemimpin Komunitas Millah Abraham serta tidak akan berbuat zhalim kepada sesama manusia.
BAHKAN, Aliran Komunitas Milah Abraham atau KOMAR yang muncul di Depok, Jawa Barat ini, selain menggabungkan tiga ajaran sekaligus antara Islam, Yahudi, dan Nasrani. Mereka juga “Hanya melakukan salat malam, tidak salat Jumat, dan shalat lima waktu seperti Islam pada umumnya”

Penyebaran aliran ini masih bersifat rahasia dan sembunyi-sembunyi sehingga sulit untuk dilacak penyebarannya. Mereka selalu berpindah tempat dengan alasan berdakwah.
YUK SEDIKIT, MENGANALISIS DIMANA LETAK KE ERROR-AN PEMIKIRAN ALIRAN NDOBOS INI
Aliran Ndobos ini kerapkali MENGUSUNG TEOLOGI INKLUSIF-PLURALIS DENGAN DALIH AGAMA IBRAHIM… dan bahkan dengan mempropagandakan ISLAM. Mereka menyimpulkan bahwa sesungguhnya seorang Islam harus beragama seperti agama Nabi Ibrahim. Sesuai perintah Al-Qur’an dalam An-Nahl [16] : 123;
“Kami wahyukan kepadamu Muhammad, Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif”. Jadi agama Islam adalah agama nabi Ibrahim.
Sedangkan Kristen juga mengimani iman nabi Ibrahim, seperti tertulis dalam Injil Roma [4] : 16, “Agama Ibrahim adalah Bapa kita semua”. (lihat IH hal. 8)

Tujuan utama nya “BAIKLAH UMAT ISLAM TETAP MENJADI ISLAM, TAPI HARUS MENJADI ISLAM HANIF SESUAI AN-NAHL : 123. SELAMA MEREKA BERADA DALAM KELOMPOK ISLAM HANIF, MEREKA AKAN DISELAMATKAN KARENA MEREKA TERGOLONG PADA KELOMPOK SEBAGIAN KECIL (THE REMNANT), SEPERTI DALAM AL-ISRA’ : 62”

Pemikiran dasar aliran millah Abraham Ndobos ini adalah mengampanyekan teologi pluralis-sinkretis yang dibungkus dengan istilah ISLAM YG HANIF (YG LURUS) yang memang banyak bertebaran dalam ayat Al-Qur’an terutama terkait dengan sosok Nabi Ibrahim alayhi salam yang memang adalah kakek buyut nabi Muhammad saw. Selain itu juga berdalih dengan ayat Asy-Syuura [42] : 15
“ALLAH LAH TUHAN KAMI DAN TUHAN KAMU”, Al-‘Ankabut [29] : 46 “TUHAN KAMI DAN TUHANMU ADALAH SATU”, sehingga disimpulkan bahwa AGAMA TAUHID ADALAH AGAMA KITA SEMUA. seperti keterangan Al-Mu’minun: 52 wa inna hadzihi ummatukum ummatan wahidatan wa ana Robbukum fattaquuni.
Lalu APA SEHARUSNYA KOMENTAR KITA

Aliran Ndobos ini agaknya kurang memahami dan proposional dalam memaknai perintah Allah agar nabi Muhammad saw mengikuti millah Ibrahim. Pengertian bahwa Muhammad mengikuti millah Ibrahim dalam ayat ini dan banyak ayat lainnya di dalam Al-Qur’an adalah bahwa Islam dibangun atas elemen-elemen dan pondasi dasar millah Ibrahim yaitu prinsip-prinsip fitrah dan sikap pertengahan antara keras dan lembut. Sehingga amatlah wajar jika syariat Muhammad saw yang rincian dan cabang-cabangnya dibangun atas prinsip suatu syariat dapat dianggap ia adalah syariat Ibrahim a.s.
Namun demikian tidaklah dimaksudkan bahwa semua ajaran Islam yang dibawa oleh Muhammad saw adalah copy-paste millah Ibrahim. Sebab secara substansial, ada perbedaan karakter antara Islam dengan millah Ibrahim. Islam adalah syariat yang legalistik dan universal, sementara syariat Ibrahim bersifat khusus untuk kaumnya saja…..DI SINI JELAS BAHWA SEBENARNYA PENCETUS ALIRAN NDOBOS INI NDAK FAHAM (PAHAM??) MENGENAI “MEMBACA YG BAIK DAN BENAR”
Dan juga tidak berarti bahwa Allah perintahkan nabi Muhammad pada mulanya untuk mengikuti millah Ibrahim sebelum diwahyukan kepadanya ajaran Islam secara lengkap. Sebab tidak ada bukti/dalil historis-empiris dan legal bahwa syariat Islam yang diwahyukan kemudian lalu menghapus syariat dan amalan nabi Muhammad saw di awal kerasulannya.
Sehingga yang paling tepat dalam pemaknaan ayat tersebut bahwa nabi mengikuti millah Ibrahim itu adalah dalam pengertian diserapnya prinsip-prinsip syariat Ibrahim seperti pengarusutamaan TAUHID dan pembelaan terhadapnya serta mengikuti tuntunan fitrah, juga diserapnya beberapa rincian ajaran kehanifan Ibrahim seperti khitan, berbuat ihsan dan perkara-perkara fitrah. (Silakan sampean cek dalam Tafsir At-Tahrir wa At-Tanwir, vol.14/320-321)

Selanjutnya, sisi lain yang ditawarkan oleh Aliran NDOBOS ini adalah TEOLOGI ABRAHAM yg mengkampanyekan istilah MUSLIM sebagai istilah universal dan tidak eksklusif menjadi hak paten umat nabi Muhammad saw saja.


Lalu APA SEHARUSNYA KOMENTAR KITA

Pernyataan mereka ndak aneh dan juga ndak salah, namun mereka AGAK SEDIKIT GUOBLOKKKKKK dalam memahami KONTEKS. Ya bahwa konteks penamaan muslim dan Islam sebagai agama dan syariat yang diwahyukan kepada nabi akhir zaman Muhammad saw adalah konsisten dan sejalan dengan DINULLAH yang memang satu tidak berbeda-beda meski syariat yang Allah wahyukan kepada masing-masing nabi berbeda-beda sesuai tuntutan jaman dan tempat.
Namun aliran ini Ndak mencermati dengan baik ayat-ayat yang menyematkan sifat MUSLIM kepada para nabi terdahulu berikut umat mereka dalam QS. al-Baqarah [2] : 128 dan 131-133, Ali-Imran [3] : 52, al-Maidah [5] : 111, al-Hajj [22] : 78, an-Naml [27] : 42, al-Dzariyat [51] : 35-36, bahkan tak hanya itu ketundukan ‘aslama’ kepada sistem Allah di jagat raya dan umat para nabi.
Dalam Ali-Imran [3] : 83-85, kesemuanya menunjukkan bahwa Allah SWT mencukupkannya dengan menyebutkan sikap dan sifat kepasrahan dan ketundukan kepada Allah SWT; dengan kata ‘MUSLIM’, namun tidak menyebut secara spesifik dengan istilah ISLAM.
Nah, disinilah dapat kita simpulkan bahwa nama agama dan sistem ajaran yang diturunkan oleh Allah SWT sebagai ISLAM itu adalah ‘proper name’ (nama diri, ism al-‘alam bil ghalabah) untuk agama universal dan wahyu pamungkas yang Allah tanzilkan kepada Nabi Muhammad saw. Ini mengandung pesan bahwa seluruh ajaran dan system hidup yang diamalkan para nabi dan rasul itu telah mencapai kesempurnaannya pada saat Allah SWT menurunkan wahyu terakhir kepada Nabi Muhammad, seperti yang
dideklarasikan dalam ayat 3 surah Al-Maidah [5],
“…pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.”

Dan juga sebelumnya dalam ayat 19 surah Ali-Imran [3], 19.
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. tiada berselisih orang-orang yang Telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, Karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah Maka Sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.”

Penamaan yang khas ini tidak dapat diubah atau dipelintir pemahamannya karena ‘nama diri’ itu langsung dimaktubkan dalam Al-Qur’an; satu-satunya wahyu Allah SWT yang mutawatir, otentik dan bersifat final.

Selain itu, Aliran Ndosbos ini juga MENGAJAK UMAT MUSLIM MENGHORMATI TRADISI SABAT YAHUDI, DISAMPING TETAP MENDIRIKAN IBADAH SALAT JUM’AT…Sehingga muncullah keNDOBOSAN bahwa aliran ini hanya melakukan shalat malam saja seperti yg di dapati di daerah DEPOK JAWA BARAT.

Kerapkali mereka berargumentasi bahwa umat muslim harus mengikuti agama ISLAM HANIF yang dibawa oleh Nabi Ibrahim. Maka didapatilah oleh mereka bahwa ibadah hari Sabtu (seperti yang dipilih oleh umat Yahudi pada masa Nabi Musa a.s.) itulah sebagai ritual “Millah Ibrahim” seperti diisyaratkan dalam Al-Qur’an surah An-Nahl [16] : 124, persis setelah ayat 123 yang perintahkan nabi Muhammad saw untuk mengikuti millah Ibrahim dengan menyatakan,  “ Sesungguhnya diwajibkan (menghormati) [844]hari Sabtu atas orang-orang (Yahudi) yang berselisih padanya (Ibrahim). Dan Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar akan memberi putusan di antara mereka di hari kiamat terhadap apa yang Telah mereka perselisihkan itu.”
Lalu APA SEHARUSNYA KOMENTAR KITA
Lagi-lagi ke GUOBLOKANNN mereka dalam memahami ayat-ayat Al-Quran muncul…seharusnya mereka paham bahwa sebenarnya ayat tersebut tidak cocok dijadikan landasan ritual bagi millah Ibrahim ataupun umat Islam dewasa ini.
Mengapa??? Sebab ayat itu merupakan keterangan dan penjelasan atas pertanyaan yang timbul dari ayat sebelumnya, yaitu: “jika Muhammad saw diperintahkan mengikuti millah Ibrahim dan Islam sebagai bagian dari millah itu, lalu mengapa hari ibadatnya adalah Jum’at dan bukannya hari Sabtu sebagaimana ditetapkan Taurat atas umat Yahudi? Syubhat inilah yang kerap dilontarkan umat Yahudi kepada nabi Muhammad saw. Jawabannya adalah ayat ini.
Sehingga makna ayat itu adalah penegasan bahwa sabat tidaklah diwajibkan atas umat Yahudi melainkan karena mereka bukanlah penganut millah Ibrahim. Dengan kata lain, karena umat Yahudi itu bukanlah pengikut sejati Ibrahim, bahkan mereka berselisih dan menentangnya (ikhtalafuu fiihi), maka diwajibkanlah ibadah pada hari Sabtu atas mereka.
Jadi ibadah Sabtu bukanlah ritual nabi Ibrahim melainkan hanya bagi kaum Yahudi. Sehingga GOUBLOKK SEKALI ALIRAN NDOBOS ini jika menyatakan bahwa umat muslim juga diwajibkan menghormati hari Sabtu sebagaimana kaum Yahudi. (Silakan cek lagi dalam Tafsir At-Tahrir wa At-Tanwir, vol.14/322-324)
YANG LEBIH GUOBLOKKK LAGI, mereka mengajakan menghormati Sabat ala Yahudi yang sebenarnya kontradiktif dengan pernyataan mereka bahwa sesuai Al-Qur’an sendiri NABI IBRAHIM BUKANLAH SEORANG PENGANUT YAHUDI ATAU KRISTEN. ………..aneh kan??? jika umat muslim diajak agar beribadah pada Sabat ala Yahudi, meskipun tradisi ibadah Sabat itu tak pernah diajarkan oleh Nabi Ibrahim dalam millahnya! Seperti inilah bila aliran-aliran NDOBOS BIN GUOBLOKKK muncul…..
Terakhir, sebelum saya tutup catatan NDAK BERMUTU INI….Buat sampean-sampean yg memakai pemikiran atau pemuja kebebasan, liberalis
pluralis atau apalah istilahnya itu. PERLU DIPAHAMI, ini bukan lagi masalah kebebasan berkeyakinan”. Tapi ini sudah ke arah penistaan Islam dan mengarah kepada PEMBODOHAN PEMIKIRAN DALAM ISLAM!!!”
Lalu, Apakah sehabis mbaca catatan ini sampean malah ikut tertarik masuk aliran NDOBOS ALA MILLAH ABRAHAM ini… itu hak sampean……………….. saya ndak ikut-ikut…
Bagi sampean yg mbaca dan merasa pengikut aliran ini…lalu ndak setuju dengan kalimat2 dalam cacatan Ndobos ini…monggo tulis komentar… jadi ingin tahu sejauh mana pemahan pengikut Aliran ABRAHAM MOVIC ini… kekekekkekekekek…..
Sekian, Wallahu A’lam bil-Shawab

1 Komentar

Filed under Celoteh

One response to “ALIRAN NDOBOS MILLAH ABRAHAM

  1. Meee

    MaKasih… iNi Sangat BermanFaAt Buat Sy…

Tuliskan Komentar Anda disini :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s